Seringkali saudara-saudara ingin
mendirikan tempat latihan pencak silat SH Terate, bisa jadi karena
banyaknya permintaan untuk mengadakan latihan, atau memang dari inisitif
sejumlah Warga dari komunitas tersebut untuk mendirikan Laihan.
Misalnya saja, beberapa Warga SH Terate yang eksis di sebuah universitas
berusaha untuk mendirikan Unit Kegiatan Mahasiswa atau Ekskul
Mahasiswa, atau seorang Warga yang bekerja sebagai guru SMP / SMA
berinisiatif mendirikan ekskul pencak silat di sekolahnya. Pertanyaan
yang bisasanya muncul, bagaimana caranya …??
Berikut beberapa tips:
1. menyebarkan informasi.
sebarkan informasi bahwa akan didirikan
tempat latihan SH Terate di lingkungan anda. Latihan hari apa, jam
berapa, tempatnya dimana… sejauh ini yang paling manjur adalah informasi
dari mulut ke mulut (via SMS dan FB juga oke!!). Kemudian buat sebuah
daftar nama Warga/siswa yang juga berada di lingkungan tersebut.
Misalnya kalau mendirikan di Universitas, buat daftar nama mahasiswa,
dosen, dan mereka yang berminat beserta NIM/NIPnya. Kemudian buat juga
daftar nama bagi mereka yang berminat mengikuti latihan. Mengapa? ini
agar kita memiliki data berapa banyak “saudara” dan “calon saudara” yang
ada di lingkungan kita. Data ini nantinya akan berguna saat kita
mengajukan proposal.
tips: Gunakan
metode jaring laba-laba. Kalau anda menemukan satu warga, biasanya dia
juga mengenal warga lainnya. Dan warga lainnya juga mengenal warga
lainnya. Catat, hubungi. (Anda akan terkejut ternyata saudara-saudara
anda memang ada di mana-mana… )
2. Mengadakan Latihan
Latihan bisa langsung diadakan dengan
terlebih dahulu memberitahukan secara lisan kepada yang berwenang di
lingkungan tersebut, misalnya bagian Kemahasiswaan… atau bagi yang
nekat, cukup memberi tahu petugas lapangan yang bertanggung jawab di
lingkungan tempat kita berlatih, misalnya Satpam (tentu saja ini
membutuhkan komunikasi, sopan santun dan hubungan yang baik…tapi jangan
lupa ini hanya untuk sementara ya… ijin resminya tetap harus diurus
!!).
tips: di awal berlatih (sebelum ada ijin
resmi), usahakan anda mengelola latihan SH Terate ini sehingga
mendapatkan kesan baik. Misalnya: Pelatihnya tertib, berseragam hitam
lengkap bersabuk putih/mori, latihan berjalan sesuai prosedur dan tidak
ngawur, tidak membuat kegaduhan, menjaga sopan santun dengan masyarakat
sekitar dll (kesan yang baik akan mendatangkan dukungan, dont forget
..!)
3. Urus perijinan
Cari tahu bagaimana cara memperoleh ijin
yang legal untuk megadakan tempat latihan. Kalau di kampung/di desa,
mungkin cukup mengajukan surat ijin mengadakan kegiatan ke Kades, ketua
RT atau ketua RT setempat. Tidak terlalu ribet. Lain kalau di Instansi,
misalnya di Universitas, di Perusahaan, di Sekolah, atau di pangkalan
ABRI misalnya. Anda harus mencari informasi kemana ijin harus
dikirimkan. Caranya anda bisa minta informasi ke orang-orang yang
terkait. Misalnya ke kegiatan ekstra yang sudah ada terlebih dahulu, ke
rekan kerja, ke Satpam/petugas lapangan (inilah untungnya bernaik-baik
dengan para petugas lapangan, hehehe). Jangan kaget kalau saat mengurus
perijinan anda harus menunggu, dilempar kesana kemari, dsb… artinya
kesabaran kita sedang diuji, no problem lah…! yang penting positif
thinking saja !!
tips: kalau anda “salah alamat”, atau
saat mengurus ijin anda dibalas dengan kata-kata “wah mas, kalau
mengurus ijin latihan bukan disini!”, tanyakan saja langsung “terus saya
harus kemana pak..?” nah disitu anda bisa mendapat informasi lebih
jelas mengenai prosedurnya. (Berdoalah prosedurnya tidak ribet, hehehe…)
tips 2: untuk membuktikan bahwa kita
bukan organisasi sembarangan, saat mengurus ijin bisa disertai proposal
yang berisi profil organisasi SH Terate. Caranya memebuat proposal? ada
di bawah…. ^^
4. Buat proposal untuk mendirikan latihan
Saat mengajukan permohonan ijin ada
baiknya kitameneyertakan juga proposal pensirian tempat latihan. Untuk
teman-teman mahasiswa pasti sudah akrab dengan bagaimana cara memebuat
proposal. Membuat proposal pendirian latihan juga tidak jauh berbeda.
Isinya antara lain:
Latar belakang mendirikan tempat latihan
Profil Organisasi, yang berisi a.l (sejarah PSHT; arti lambang; sejarah/kegiatan PSHT di lingkungan/daerah/cabang tersebut; prestasi SH Terate (bisa menyertakan prestasi PSHT Cabang/daerah juga); jenis materi latihan, tingkatan sabuk, kegiatan (misal: latihan rutin, latihan bersama, tes kenaikan tingkat, latihan alam, pengambilan sabuk dll)
Rencana Susunan Pengurus (Pembina; penanggung jawab latihan; pelatih; dsb— sesuaikan dengan kebijakan kegiatan ekstrakurikul;er yang berlaku di sekolah/universitas/ nstansi)
Lampiran, yang berisi a.l : susunan data anggota Warga dan Siswa SH Terate yang ada di lingkungan tersebut; rencana kegiatan setahun ke depan, detail daftar prestasi yang telah diraih (bila ada), dan data-data lain yang dianggap mendukung.
Latar belakang mendirikan tempat latihan
Profil Organisasi, yang berisi a.l (sejarah PSHT; arti lambang; sejarah/kegiatan PSHT di lingkungan/daerah/cabang tersebut; prestasi SH Terate (bisa menyertakan prestasi PSHT Cabang/daerah juga); jenis materi latihan, tingkatan sabuk, kegiatan (misal: latihan rutin, latihan bersama, tes kenaikan tingkat, latihan alam, pengambilan sabuk dll)
Rencana Susunan Pengurus (Pembina; penanggung jawab latihan; pelatih; dsb— sesuaikan dengan kebijakan kegiatan ekstrakurikul;er yang berlaku di sekolah/universitas/ nstansi)
Lampiran, yang berisi a.l : susunan data anggota Warga dan Siswa SH Terate yang ada di lingkungan tersebut; rencana kegiatan setahun ke depan, detail daftar prestasi yang telah diraih (bila ada), dan data-data lain yang dianggap mendukung.
Anda bisa melakukannya dengan memberikan
sentuhan kreatifias sendiri untuk proposal ini. Intinya, tujuan
proposal ini adalah memberikan informasi yang benar kepada yang
membacanya. Kalau proposal kita baik, maka organisasi kita dianggap baik
dan bukan organsiasi sembarangan, maka bisanya ijin dapat keluar dengan
lancar.
tips 1: anda bisa mengumpulkan data-data
dan foto dengan surfing di internet. banyak web yang menyediakan
informasi tentang SH Terate berikut foto-fotonya ..!! ini mempermudah
pekerjaan anda ..!
tips 2: ketika mengurus ijin, gunakan
pakaian yang rapi, sesuai sopan santun setempat, dan gunakan etika dan
tutur bahasa yang baik. Kalau anda tidak pintar basa-basi, yang penting
anda punya niatan baik itu sudah cukup. jangan sombong. Intinya, kita
harus menanamkan kesan yang baik di mata orang lain…. demi SH Terate.
POST BY AGUS CAH'BANJAR

