Modul SBK kelas XI SMKN 2 SAMPIT

Posted by: Kang Agus



MODUL SENI BUDAYA  KELAS XI
APRESIASI SENI TARI
Seni tari adalah seni mengekspresikan nilai batin melalui gerak yang indah dari tubuh / fisik dan mimik . Iringan musik secara audiktif mendukung kesan visual yang ada. Sebuah tarian sebenarny a merupakan perpaduan dari wiraga ( raga ) , wirama ( irama ) , dan wirasa ( rasa ). Ketiga unsur ini menjadi satu membentuk tarian yang hrmonis, ketigannya harus dilakukan dengan selaras. Jika salah satu unsur tidak dilakukan dengan baik maka tarian terlihat kurang indah.
A.      Jenis, Peran dan perkembangan Tari
1.       Pengertian Seni Tari
Tari adalah keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan berbentuk gerak tubuh yang diperhalus melalui estetika. Menurut pakar tari / tokoh yang mendalami tari menyatakan sebagai berikut;
a.       Haukin menyatakan bahwa tari adalah ekspesi jiwa manusia yang diubah oleh imajinasi dan di beri bentuk melalui media gerak sehingga menjadi bentuk gerak yang simbolis dan sebagai ungkapan si pencipta.
b.      Soedarsono menyatakan bahwa tari merupakan ekspresi  jiwa manusia yang diubah melalui gerak ritmis yang indah
2.       Jenis Tari
a.       Jenis Seni  Tari
1.       Tari Klasik yaitu tari yang memiliki nilai seni tinggi yang ditimbulkan dari gerak , busana maupun iringan musiknya. Tari klasik timbul dan berkembang di kalangan istana . Contohnya antara lain : tari Balet, tari Srikandi , tari Srimpi, tari Golek , tari Bondan.
2.       Tari Tradisional adalah tari yang bertumpu  dan berpijak kuat paa tradisi suatu bangsa , suku atau kelompok masyarakat tertentu. Salah satu tari tradisional adalah tari rakyat yaitu tari yang tumbuh dan menonjolkan harapan , keinginan rakyat banyak , contohnya tari tayup ( jawa tengah ) tari gambyong, tari pendet.
3.       Tari Kreasi Baru , contohnya adalah :
a.       Tari tani ( mengambarkan petani yang mengarap sawah )
b.      Tari Kijang ( mengambarkan gerak – gerik bintang kijang )
c.       Tari nini towong ( mengambarkan gerak – gerik pemuda pemudi yang sedang bermain boneka yang dibuat dari siwur/tempurung kelapa )
4.       Tari Dramatik, contoh dari tari  dramatik adalah sendratari dan langen mandrawanara yang mengambil cerita dari epos Ramayana mengunakan dialog dengan tembang.
b.      Jenis Tari menurut penyusunan dan penyajiannya di bagi menjadi :
1.       Tari Tuggal adalah tari dalam penyajiannya dimainkan secara individu , contohnya adalah tari Panji, tari Topeng , tari Gambir Anom
2.       Tari Berpasangan adalah tari yang dalam penyajiannya di mainkan oleh dua penari / sepasang penari atau lebih dari sepasang, contohnya adalah tari roro mendut, tari damarwulan, tari sugriwo subah.
3.       Tari Massal / kelompok adalah tari yang dimainkan pemain dengan jumlah besar , contohnya adalah tari Lenso ( Ambon ) , tari Mafia ( Irian Jaya ) tari Saman ( Aceh )
4.       Drama Tari adalah tarian yang dibawakan dalam bentuk cerita yang terdiri dari beberapa adegan , contohnya antara lain : Randai ( Sumatera ), Mahyong ( Sumatera ) , Wayang Topeng ( Cirebon ) Wayang orang ( Jawa Tengah )
c.       Peran Tari
1.       Peran seni Tari
Seni tari mempunyai peran antara lain : sebagai media pengembangan bakat, sebagai media komunikasi, sebagai media berfikir kreatif, sebagai media ekspresi, sebagai hiburan, sebagai media pendidikan, sebagai media pergaulan, sebagai pertunjukan, sebagai sarana upacara.
2.       Peranan Tari Tunggal
·         Media Komunikasi yaitu alat penghubung antara manusia dengan Tuhan maupun sesama.
·         Media Ekspresi yaitu untuk mengungkapkan imajinasi perasaan , hiburan sehingga orang menjadi terhibur , senang badan menjadi orang segar.
·         Media Berfikir Kreatif yaitu dapat meningkatkan daya fikir dan kreatifitas seseorang sehingga kecerdasan meningkat dan menghasilkan hal – hal yang baru.
·         Media Mengembangkan Bakat yaitu dengan mencari orang yang berbakat sehingga bakat tersebut dapat terlatih bahkan terpacu untuk mengembangkan kemampuan nya.
·         Pemberi Motivasi yaitu memberi motivasi karena selalu membangkitkan semangat untuk bangkit dan melawan penjajah.
·         Pemujaan ( Jenis Tari Ritual ) yaitu mengunakan tari untuk kepentingan ritual antara lain nazar, minta hujan , ruwatan, sedekah bumi, sedekah laut dll.
·         Pergaulan ( Kerukunan dan Kebersamaan ) yaitu tari digunakan untuk perhelatan tertentu  , contohnya tari perkawinan, mengusir wabah penyakit.
d.      Perkembangan Tari
Sejarah perkembangan tari dibagi menjadi 3 yaitu:
1.       Zaman Masyarakat Primitif
Pada zaman ini tari digunakan sebagai upacara keagamana , upacara adat, bentuk tarian masih sederhana , bersifat sakral . contohnya tarian meniru gerak alam dan binatang ( imitatif ) dan tarian meniru gerak manusia ( mimitis )
2.       Zaman Masyarakat Feodal
Tari digunakan sebagai hiburan / tontonan , pada saat itu tari diatur oleh kerajaan dengan tingkat – tingkat birokrasinya.
3.       Zaman Masyarakat Modern
Tari berfungsi semakin komplek dan berkembang pesat , hal tersebut  dapat dilihat dengan beberapa ciri sebagai berikut :
·         Terdapat kegiatan lomba / festival
·         Banyak ciptaan tari yang kreatif
·         Adanya pementasan tari
B.      Gerak Dasar Tari
Adapun gerakan – gerakan dasar tari yaitu:
1.       Gerakan kaki
Dari menekuk lutut , tumit diangkat, sampai mengangkat kaki dan disilangkan.
2.       Gerakan pinggang , perut , dada, dan bahu
Gerakan ini dimulai dari gerakan badan kesamping , pinggang diputar kekiri dan kekanan sampai bahu yang di gerakkan turun naik
3.       Gerakan leher dan kepala
Kepala yang miring kekanan, ke kiri dimajukan sampai pada gerakan memutar
4.       Gerakan tangan
Gerakan tangan di mulai dengan gerakan ayunan ke depan , ke belakang, gerakan yang membuat garis diagonal , tangan direntangkan terbuka dan diletakan diatas bahu hingga sampai pada gerakan – gerakan tangan yang membentuk garis lengkung
Sikap tangan antara lain :
·         Nyekithing
·         Ngrayung atau ngruci
·         Nyempurit
·         Nagarangsang atau boyo mangap
C.      SEJARAH TARI NUSANTARA
Sejarah tari di Indonesia di golongkan dalam tiga periode yaitu:
1.       Masa Prakerajaan
Pada masa ini kehidupan masih di pengaruhi oleh kehidupan masa sebelum masuknya Hindhu – Budha . Jenis tarian yang berkembang adalah tarian daerah pedalaman dan dipengaruhi oleh kepercayaan animisme .
Contoh jenis tarian di masa prakerajaan dapat anda saksikan adalah tari kuda kepang ( jawa tengah )
2.       Masa Kerajaan
Pada masa ini kehidupan masih dipengaruhi oleh pengaruh asing berupa masuknya agama Hindhu – Budha, akibatnya muncullah golongan istana dan golongan keluarga kerajaan sebagai kelas sosial tertinggi.
Pada masa kerajaan ini jenis tari yang muncul adalah tari istana atau biasa di sebut sebagai tari klasik . contoh tari klasik yang muncul sampai sekarang adalh tari bedoyo ketawang ( jawa tengah )
Gagasan tari Nusantara terdiri dari beberapa  yaitu :
a.       Gagasan tari yang diambil dari kehidupan sehari- hari
Gagasan tari yang diambil dari kehidupan sehari – hari misalnya bersekolah , mengayuh sawah , seorang putri  yang sedang berhias, menunggu kekasih dan sebagainya
Contohnya:
·         Tari Rela ( Sunda )
·         Tari Lilin ( Sumatera Barat)
·         Tari Tambulilingan ( Bali )
·         Tari Kiprah ( Solo )
·         Tari Kelana ( Yogya )
b.      Gagasan tari yang diambil dari cerita – cerita rakyat
Gagasan tari yang diambil dari cerita – cerita rakyat atau kehidupn tradisi masyarakat tertentu
Contoh :
·         Tari nini thowok
·         Tari upacara panen
·         Tari pronocitro – Roro mendut ( Jawa )
·         Tari banjaran sari ( Sunda )
·         Tari calon arang ( Bali)
c.       Gagasan tari yang diambil dari dongeng atau cerita binatang ( Fabel )
Yakni penyusunan tari berasarkan gerak gerik binatang .  Tarian ini biasanya di gunakan untuk upacara – upacara ritual sehingga karya tersebut bersifat ritual magis kehidupan kupu – kupu , dua ekor menjangan yang sedang memadu kasih , perilaku burung merak, dan sebagainya
Contohnya :
·         Tari Merak
·         Tari Barong ( Bali )
·         Tari Kupu- Kupu
·         Tari Kudalumping ( Jateng )
d.      Gagasan tari yang diambil dari legenda masyarakat
Gagasan ini diambil berdasarkan legenda yang ada di masyakat tertentu.
Contohnya :
·         Legenda Sangkuringan dan Dayang Sumbi
·         Legenda Gunung Bromo
·         Legenda Loro Jongrang
e.      Gagasan tari yang diambil dari cerita pewayangan
Tarian dari Jawa Tengah ada yang mengambil gagasan dari cerita pewayangan Jawa. Contoh :
·         Epos Ramayana
·         Epos Mahabarata
·         Babad Lokapala ( perkawinan Arjuna dan Subadra ., perkawinan Arjuna dan Supraba Gatutkaca Gandrung , kisah penculikan Sinta, kerinduan Sukasrana kepada kakaknya )
f.        Permainan Tradisi
Yakni penyusun tari bersumber  dari permainan yang hidup turun temurun di masyarakat. Kostum dan Iringan serta gerak dibuat sederhana.
Contoh :
·         Tari Linso / tari Saputangan ( Maluku )
·         Tari Tor – Tor Boru ( Batak )
·         Jamuran , Gobak Sodor ( Jateng )
·         Tokecang ( Jabar )

D.      SENI TARI MANCANEGARA
Ada beberapa tarian baik tunggal maupun kelompok di mancanegara, ada baiknya anda cermati terlebih dahulu beberapa unsur tarian mancanegara berikut ini untuk memperkaya wawasan anda :
1.       INDIA
Ø  Gerakan : dinamis, lincah, pria dan wanita tidak begitu berbeda
Ø  Sifat : mengandung makna , spiritual, dan perenungan mendalam
Ø  Kostum : cenderung mewah dengan ornamen yang rumit
Ø  Musik : ritmis dengan dominasi olah bunyi istrument pukul dengan oekes India
2.       ARABIA
Ø  Gerakan : sederhana untuk kepala dan kaki namun banayk mengerakan pinggul
Ø  Sifat : eritis dan berulang – ulang
Ø  Kostum : mewah
Ø  Musik : lembut , dengan tangga nada pentatonik
3.       CINA
Ø  Gerakan : berirama cepat banyak langkah kaki tangan cenderung mengepal
Ø  Sifat : akrobatik dan semi bela diri
Ø  Kostum : baju dan celana longgar , dengan ikat pinggang
Ø  Musik : ritmis , keras, riuh cepat
4.       THAILAND
Ø  Gerakan : penuh perasaan < angkatan kaki bersudut
Ø  Sifat : harus mewakili karakter manusiannya
Ø  Kostum : tutup kepala pagoda, wanita mengenakan rok panjang , pria sebatas lutut
Ø  Musik : lembut dengan tangga nada pentatonik
5.       JEPANG
Ø  Gerakan : wanita halus gemulai perkasa namun tenang
Ø  Sifat : anggun
Ø  Kostum : kimono
Ø  Musik : ritmis lambat dengan melodi petik dan tiup yang berkesan magis
6.       AFRIKA
Ø  Gerakan : sederhana
Ø  Sifat : magis dan hiburan
Ø  Kostum : sederhana dan terbatas
Ø  Musik : ritmis dengan perkusi sederhana
7.       SPANYOL
Ø  Gerakan : banyak mengunakan gerakan kaki badan agak melenting ke belakang
Ø  Sifat : menantang
Ø  Kostum : wanitanya mengunakan rok panjang bersusun lebar , prianya baju pantaloon dan celana panjang
Ø  Musik ritmis ( kastanyet ) dan harmonis ( gitar ) dengan irama cepat
8.       HONGGARIA
Ø  Gerakan : lincah tapi sederhana
Ø  Sifat : kebersamaan , massal
Ø  Kostum : nyaman
Ø  Musik : orkes band riuh dan gembira
9.       YUNANI
Ø  Gerakan :lambat
Ø  Sifat : religius
Ø  Kostum : nyaman
Ø  Musik : orkes band riuh dan gembira
10.   AMERIKA LATIN
Ø  Gerakan : gerakan kepala dan tangan sederhana tetapi banyak kaki dan pinggul
Ø  Sifat : untuk mempererat pergaulan gembira dan berpasangan
Ø  Kostum : mewah
Ø  Musik : orkes band dengan irama samba, rumbu, cha-cha, pasodoble
E.       JENIS DAN PERAN TARI TUNGGL MANCANEGARA
Peran tari mancanegara tidak jauh berbeda dengan peran tari nusantara yaitu sebagai :
·         Media berfikir kreatif
·         Ungkapan ekspresi
·         Media komunikasi
·         Media pengembanagan bakat
wujud dan jenis tari mancanegara berbeda – beda dikrenakan adanya perbedaan karakter, gerak dasar, falsafah, peran serta latar belakang budaya


UJI KOMPETENSI 1
Ø  Carilah salah satu tari tradisional salah satu daerah di Indonesia yang anda sukai, kemudian susunlah pekerjaan anda dalam format karya ilmiah sederhana yang didalamnya terdapat penjelasan tentang salah satu tari yang telah anda pilih .
hal – hal yang harus ada dalam laporan anda adalah sebagai berikut:
·         Latar belakang tari daerah tersebut
·         Fungsi tari daerah tersebut
·         Bentuk penyajiannya
·         Ciri khas yang menjadi gerakan – gerakan tariannya
·         Musik yang digunakan
·         Tata laksananya
·         Gambar – gambar pendukung yang bisa menambah pemahaman
Ø  Di jilit rapi dengan sampul warna kuning
Ø  Kerjakan sendiri sendiri ( tari tradisional boleh sama tapi bila format penulisan sama tugas ibu kembalikan )

Archive

Popular Posts

Youtube

Pengikut